RAPAT KOORDINASI STATISTIK SE-BALI

“Optimalisasi Pelaksanaan Statistik Sektoral”

Rapat Koordinasi Bidang Statistik se-Bali hari ini (25/6), berlangsung di Ruang Rapat Command Center Lantai II, Dinas Komunikasi dan Informatika  Kabupaten Badung. Rapat dipimpin langsung Kadis Kominfo Kabupaten Badung (Ir. Wayan Weda Dharmaja, S.IP.,M.Si) dan pertemuan dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Propinsi Bali yang diwakili Sekdis. Agus Suryawan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Badung (Ir. Putu Minarni), Kepala Dinas Statistik Kabupaten Buleleng yang diwakili Sekdis Nyoman Suarjana, S.Pd.,M.Pd. dan diikuti Kepala Bidang Statistik se-Bali. Sebagai tuan rumah Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Badung menyatakan tema rapat kordinasi ini mengarah kepada Optimalisasi Statistik sebagai Wali Data. Ia menyatakan, khusus di Kabupaten Badung sesuai dengan komitmen bahwa setiap proses perencanaan dan pengambilan keputusan serta kebijakan harus menggunakan data, sehingga pihaknya saat ini sedang melakukan persiapan untuk pengelolaan data sektoral dengan membangun Command Center dengan aplikasi Layanan publik berbasis GIS, dengan terpusat di Gedung Dinas Kominfo. Ditambahkan saat ini sedang disiapkan infrastruktur dan jaringan termasuk aplikasi dengan nilai mencapai 300 miliard rupiah. Dengan demikian penanganan data sektoral akan semakin terpadu dan terorganisasi, bahkan mengarah untuk keterbukaan data. Untuk anggaran Diskominfo Kabupaten Badung tahun 2018 senilai 142 miliard rupiah lebih. Anggaran ini sebagian besar untuk penambahan bandwidth di 900 titik internet dan jaringan aplikasi untuk command center Kabupaten Badung. Infrastrutur seperti server dan Video Wall untuk kelengkapan Command Center, barangnya didatangkan dari Eropa dan sedang dalam pengapalan menuju Indonesia. Sedangkan untuk aplikasi sendiri yang khusus untuk Integrasi semua aplikasi, nilainya sebesar 1 miliard. Dana menuju Badung Smart City selain dari APBD juga dari dana CSR. Pihaknya mengakui sesuai dengan informasi kementerian bahwa Kabupaten Badung satu-satunya daerah di Indonesia yang dinyatakan siap menuju Kota Smart City.
Sementara Kepala Dinas Kominfo Propinsi Bali yang diwakili Sekdis. Agus Suryawan menyatakan, walaupun di awal keberadaan statistik sangat sulit, tetapi pihaknya yakin ke depan statistik akan sangat dibutuhkan. Oleh karena itulah ia berharap bahwa ke depan harus dibarengi dengan diklat- diklat khusus, sehingga pengelola statistik menjadi profesional. Kita ingin ada terobosan untuk peningkatan kualitas pengelola statistik, ungkapnya mengakhiri arahannya. Sementara itu Kepala BPS Kabupaten Badung (Ir. Putu Minarni) dalam sambutannya mengatakan, BPS sebagai penyedia data dasar secara makro, pihaknya mengakui kadang sering terjadi kurang pemahaman terhadap pembacaan data makro. Oleh karena itu pihaknya mengajak semua pihak untuk saling memberikan kontribusi dengan kualitas data yang baik. Pihaknya hanya membutuhkan dukungan kebijakan Pemerintah Daerah. Ia mengakui terjalinya hubungan OPD dengan pihak BPS sudah sangat baik, sehingga untuk publikasi data sekunder seperti Publikasi Daerah Dalam Angka sudah tidak ditemukan masalah. Kami ingin teman-teman OPD bisa mensoundingkan atau menggunakan data-data makro BPS untuk bisa di interpretasikan, tambahnya. Pertemuan berlangsung sangat akrab dan diakhiri dengan diskusi mencari terobosan baru terhadap pelayanan statistik kepada masyarakat. Dan untuk rapat koordinasi Statistik se-Bali bulan depan diadakan di Diskominfo Kabupaten Karangasem.
Setelah rapat selesai, peserta rapat diajak berkeliling Gedung Badung Command Center. Yang mana Data Center dan ruangan pegawai ada di lantai 3. Command Center ada di lantai II. Pada kesempatan tersebut, Bapak Kadis Kominfo Kabupaten Badung juga menjelaskan, ada fasilitas lain yang ditambahkan selain ruangan untuk bekerja, yaitu ruangan olahraga dan bermain musik, jadi programmer dapat refreshing sejenak, tambahnya. (Kania_Diskominfo_2018)

Tinggalkan Balasan