Wujudkan Kerukunan Antar Umat Beragama, Klungkung Raih Harmony Award dari Kemenag

Kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Klungkung mendapat apresiasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Kemenag RI menganugerahi Pemkab Klungkung dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klungkung penghargaan Harmony Award 2020. Pemkab Klungkung sekaligus menjadi satu-satunya Kabupaten di Bali dan tiga besar di Indonesia yang berhasil mengawinkan dua penghargaan tersebut bersama FKUB.
“Tentu kami bersyukur atas capaian ini. Walaupun bukan tujuan utama, tetapi yang terpenting adalah bagimana membuat Kabupaten Klungkung ini menjadi aman dan rukun dengan spirit Gema Santi,” ujar Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat menunjukkan penghargaan tersebut di ruang rapat Bupati Klungkung, Senin (11/1).
Didampingi Sekda Klungkung, I Gede Putu Winastra, Kaban Kesbangpol, I Gede Kusumajaya dan Ketua FKUB Kabupaten Klungkung, I Gusti Made Warsika, Bupati Suwirta menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang mengerti arti penting sebuah kerukunan, sebagai aset penting dan mahal dalam sebuah keberagaman. “Keberagaman ini sangat indah, harus terus dijaga dan dirawat dengan baik sehingga terwujud kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat. Mari kita jaga dan tingkatkan kerukunan umat beragama di Kabupaten Klungkung,” harap Bupati Suwirta.
Ketua FKUB Kabupaten Klungkung, I Gusti Made Warsika menyatakan, penghargaan ini merupakan bukti, bahwa apa yang telah dilakukan bersama seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Klungkung mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Kemenag dalam hal ini melihat sejauhmana peran dan partisipasi serta kontribusi Pemda dan FKUB di berbagai daerah dalam pemeliharaan kehidupan keagamaan dan penguatan kerukunan umat beragama. “Harmony Award merupakan penghargaan kepada Pemda dan FKUB sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan kontribusi mereka dalam merawat dan menguatkan kerukunan umat beragama di Indonesia,” sebutnya.
Sebelumnya, Kaban Kesbangpol, I Gede Kusumajaya, mengatakan ada variabel kriteria penilaian dalam pemberian penghargaan Harmony Award dari Kemenag. Diantaranya peran dan fasilitasi Pemda, baik dalam penganggaran dan sarana prasarana dalam kerukunan. Variabel penilaian untuk FKUB antara lain terkait pelaksanaan tugas dan fungsi FKUB dalam PBM Nomor 9 dan 8 Tahun 2006, inovasi program, serta fungsi deteksi, mediasi, rekonsiliasi, dan rekomendasi. Selain itu, ada juga variabel penyelesaian isu, kasus kerukunan yang berkembang di berbagai daerah. “Dengan Harmony Award yang diberikan, membuktikan bahwa di Kabupaten Klungkung toleransi antar umat beragama terjalin indah,” ucapnya.
Sementara itu, bersama Kabupaten Klungkung yang juga berhasil mengawinkan dua penghargaan Harmony Award sekaligus antara Pemerintah Daerah dengan FKUB-nya, yakni Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Semarang.
SALAM GEMA SANTI

Tinggalkan Balasan