Jawa Timur-21 Juli 2026 Bupati Klungkung I Made Satria mengajukan empat usulan prioritas penanganan jalan dan jembatan di wilayah Nusa Penida kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur – Bali, Javid Hurriyanto, Selasa (21/7/2026).
Langkah ini merupakan tindak lanjut pemanfaatan skema Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Penanganan Jalan Daerah untuk Tahun Anggaran 2026. Fokus utamanya adalah memperkuat konektivitas antar-pulau Nusa Lembongan – Nusa Ceningan serta mendukung mobilitas swasembada pangan di Kecamatan Nusa Penida.
“Infrastruktur ini vital untuk memutus keterisolasian antar-wilayah, memperlancar distribusi logistik, dan memicu pertumbuhan ekonomi berbasis swasembada pangan di kawasan kepulauan,” tegas Bupati Satria.
Dari total enam usulan infrastruktur Pemkab Klungkung, empat proyek ditetapkan sebagai skala prioritas utama untuk dieksekusi pada TA 2026, yaitu:
1. Pembangunan Jembatan Nusa Lembongan – Nusa Ceningan
2. Peningkatan Jalan Pertigaan SD 2 Lembongan – Bias Munjul
3. Peningkatan Jalan Jembatan Kuning – Batu Melawang
4. Peningkatan Jalan Banjarangkan – Tohpati
(Dua usulan lainnya, yakni Peningkatan Jalan Pertigaan Batumadeg – Sebuluh dan Peningkatan Jalan Kutampi – Pertigaan, akan disusulkan pada tahap berikutnya).
Kepala BBPJN Jatim – Bali, Javid Hurriyanto, menyatakan dukungan penuh dan siap mengawal keempat proyek prioritas tersebut hingga tuntas. Pihaknya meminta Pemkab Klungkung segera memetakan aset lahan dan utilitas (jaringan listrik dan internet) agar konstruksi berjalan tanpa kendala teknis.
Turut mendampingi Bupati dalam audiensi tersebut yakni Asisten I Setda, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPRPKP, Kepala Dinas Kominfo, serta Kabag Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Klungkung
*rika