Klungkung 8 Oktober 2026 – Guna mempercepat penataan dan pembangunan infrastruktur pariwisata di kawasan kepulauan Nusa Penida, Bupati Klungkung, I Made Satria, mengunjungi Kementerian Pariwisata di Jakarta, Rabu (7/10). Kehadiran Bupati bersama jajaran disambut langsung oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satria memaparkan sejumlah usulan prioritas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar penunjang pariwisata di Nusa Penida. Fokus utama usulan tersebut meliputi penyelesaian persoalan infrastruktur dasar mulai dari akses jalan, ketersediaan air bersih, jaringan kelistrikan, hingga sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi. Bupati Satria menegaskan bahwa penataan kawasan pariwisata harus berjalan beriringan dengan penguatan infrastruktur lingkungan.
“Saat ini Pemkab Klungkung telah membangun Tempat Olah Sampah Setempat (TPST) guna menangani volume sampah di kawasan wisata tersebut secara mandiri dan berkelanjutan. Maka dari itu, kami sangat berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat untuk penambahan mesin teknologi pengelola sampah,” ujar Bupati Satria.
Selain infrastruktur dasar, Bupati Satria juga mengusulkan program strategis penataan kawasan pesisir, di antaranya penataan Pantai Jungutbatu dan kawasan wisata Devil’s Tears, agar dapat masuk ke dalam agenda perencanaan nasional. “Melalui kunjungan ini, kami berharap penataan kawasan Pantai Jungutbatu dapat mulai berjalan pada tahun 2027 mendatang. Dengan demikian, wajah pariwisata Nusa Penida ke depan akan semakin tertata, memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan, serta bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Menanggapi pemaparan tersebut, Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, menyambut baik inisiatif dan langkah proaktif yang dilakukan oleh Pemkab Klungkung. Pihaknya menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur pariwisata di Nusa Penida yang dikenal memiliki daya tarik kunjungan wisata.
*kaip