Pemerintah Kabupaten Klungkung melipatgandakan belanja modal pada APBD 2026 menjadi Rp407 miliar untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dan layanan dasar, khususnya di wilayah kepulauan Nusa Penida

Klungkung-6 Agustus 2026 Pemerintah Kabupaten Klungkung melipatgandakan belanja modal pada APBD 2026 menjadi Rp407 miliar untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dan layanan dasar, khususnya di wilayah kepulauan Nusa Penida.

​“Infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, hingga air bersih menjadi prioritas utama karena berdampak langsung pada kesejahteraan warga dan daya saing daerah,” ujar Bupati Klungkung, I Made Satria, Kamis (6/8/2026).

​Alokasi anggaran tersebut difokuskan untuk membiayai proyek fisik strategis Nusa Penida senilai lebih dari Rp200 miliar—seperti perbaikan jaringan jalan (Sampalan–Toyapakeh, Suana–Pelilit, Lingkar Ceningan, dan akses Broken Beach), pembangunan Pasar Mentigi (Rp47,83 M), jaringan air bersih Pejukutan (Rp15 M), peningkatan fasilitas sekolah dan RSUD Gema Santi—serta diperkuat dengan program perlindungan sosial sebesar Rp46 miliar untuk BPJS Kesehatan dan Rp3 miliar untuk BPJS Ketenagakerjaan pekerja rentan.

​Langkah komprehensif ini diharapkan dapat memacu perekonomian lokal, meningkatkan aksesibilitas publik, serta memperkuat Nusa Penida sebagai destinasi wisata unggulan.

*rika